Belajar Berwirausaha Melalui Workshop Membatik

Article  20 Comments
Line Spacing+- AFont Size+- Print This Article
Belajar Berwirausaha Melalui Workshop Membatik

SMA Muhammadiyah 1 Yogyakarta (MUHI) adalah salah satu sekolah rujukan sejak tahun 2018. Salah satu progam sekolah rujukan adalah adanya pelaksanaan kegiatan di bidang Kewirausahaan yaitu workshop membatik.  Program tersebut telah dilaksanakan pada hari Rabu, 31 Oktober 2018 di Griya Batik Pertiwi Ring Road Selatan Tamanan Banguntapan Bantul. Adapun pesertanya adalah perwakilan siswa kelas X dan XI SMA Muhi sejumlah 20 anak dan perwakilan sekolah imbas dari  SMAN 11 Yogyakarta yang didampingi oleh Pimpinan SMA MUHI beserta guru mata pelajaran Prakarya dan Kewirausahaan, Acara dibuka pukul 09.00 oleh Bapak Darmansyah S.H selaku wakil kepala sekolah bidang kesiswaan mewakili Bapak Kepala SMA Muhi.

Dalam sambutannya Bapak Darmansyah S.H mengajak kepada para siswa untuk belajar tentang manajemen sebuah usaha, khususnya usaha batik. “Semoga kegiatan ini dapat menggugah kesadaran generasi muda untuk selalu melestarikan budaya bangsa” pungkas beliau. Selanjutnya, beliau juga mengucapkan terima kasih kepada Pimpinan Batik Pertiwi Ibu Hj. Siti Umi Pertiwi beserta jajarannya yang telah berkenan menjadi instruktur dalam workshop ini. Pada kesempatan ini peserta diberi pengetahuan singkat tentang kombinasi teknik membatik tulis dan cap. Batik tulis ini dibuat dengan menorehkan cairan malam pada kain putih yang telah diberi gambar motif tertentu. Batik tulis ini juga digabung dengan desain batik cap sesuai dengan motif yang dikehendaki. Selanjutnya dilakukan proses pewarnaan kain dengan harapan agar agar bagian kain yang diberi malam tidak terkena pewarna. Sehingga hasil akhirnya memberikan pola sesuai dengan yang diinginkan.


“Saya sangat senang dan tertarik dengan workshop ini. Disini saya mendapatkan ilmu manajemen usaha dan ilmu ketrampilan membatik yang sangat bermanfaat” tutur Arkan Naufal siswa kelas XI yang mengikuti pelatihan ini. Kegiatan ini berlangsung sekitar 3 jam. Setelah proses pewarnaan kain selesai, para peserta kemudian menjemur kain batiknya. Akhirnya kegiatan workshop membatik ini diakhiri dengan pembagian hasil karya siswa dan foto bersama.  (Yus/FS/Nida)

Article  Maryanto