GANDENG-GENDONG PERPUSTAKAAN SEMINAR NASIONAL

  • Beranda -
  • GANDENG-GENDONG PERPUSTAKAAN SEMINAR NASIONAL
research
  • 25 Oktober 2018

GANDENG-GENDONG PERPUSTAKAAN SEMINAR NASIONAL

Kamis, 18 Oktober 2018 telah dilaksanakan seminar nasional oleh pihak SMA Muhammadiyah 1 Yogyakarta (MUHI). Seminar dilaksanakan di Grha As-Sakinah SMA MUHI. Pembicara diskusi panel adalah kepala sekolah dari tingkat SMA yang meraih juara 1 nasional perpustakaan sejak tahun 2016-2018. Adapun pembicaranya adalah, kepala sekolah SMA MUHI (juara 1 perpustakaan tahun 2016), kepala sekolah SMAN 2 Bantul (juara 1 perpustakaan tahun 2017), dan kepala sekolah SMAN 1 Wonosari (juara 1 perpustakaan tahun 2018). Selain itu juga dihadiri oleh wakil walikota Yogyakarta sebagai keynote speaker.

Dalam sambutannya, wakil walikota menyampaikan bahwa belum semua perpustakaan mendukung gerakan literasi maka sudah sewajarnya antarperpustakaan bekerja sama untuk saling melengkapi kekurangan. Selain itu, Beliau juga menyampaikan cara-cara perpustakaan untuk memberikan layanan yang nayaman sehingga banyak pengunjung yang betah, contohnya perpustakaan kota Yogyakarta memiliki jam kunjung ekstra hingga pukul 00.00 WIB selalu ramai. Hal itu karena terdapat kantin kecil dan wifi gratis. Perpustakaan keliling dengan alat mobil pun juga disediakan perpustakaan sehingga masyarakat mudah mengakses buku-buku. Hal yang diungkapakan oleh wakil walikota senada dengan para panelis. Selama diskusi berlangsung, para panelis menyampaikan kita-kiat mendapatkan juara 1 nasional. Beberapa peserta pun bertanya kepada panellis. Adapun pesertanya adalah sekolah imbas SMA MUHI dan umum yang berjumlah 260 orang. “Antusias peserta sangat luar biasa, karena akreditasi perpustakaan pada 2023 harus terakreditasi maka banyak yang mendaftar meski hapi pendaftaran sudah ditututp,” ucap Ibu Wijayanti selaku ketua seminar.

Dengan mengusung tema “Gandeng-gendong perpustakaan (Maju bersama mewujudkan gerakan literasi nasional), harapan dari panitia adalah perpustakan-perpustakaan mampu menjadi alat untuk mewujudkan gerakan literasi nasional. “Gandeng-gendong perpustakaan memiliki arti bahwa perpustakaan yang sudah terakreditasi A saling bekerja sama untuk membantu perpustakaan-perpustaan yang sedang berbenah untuk mencapai nilai akreditasi A. Jika kita saling bekerja sama dan membantu, maka gerakan mewujudkan literasi akan sukses”, ungkap Ibu Wijayanti selaku ketua penyelenggara seminar nasional. (ARI/FS)