MENGAPA HARUS TEMAN SEBAYA

  • Beranda -
  • MENGAPA HARUS TEMAN SEBAYA
research
  • 03 Agustus 2019

MENGAPA HARUS TEMAN SEBAYA

Manusia merupakan makhuk sosial yang tidak dapat terlepas hubungan dengan kelompok sosial lainnya, misalnya kelompok teman sebaya. Tindal dan Gray (1987) menyampaikan jika seseorang mempunyai masalah maka pertama-tama ia akan berbicara kepada teman sebaya kemudian kepada konselor professional. Hal tersebut karena terdapat faktor kesamaan pegalaman dan status non professional yang dimiliki oleh konselor sebaya sehingga mereka lebih diterima (Sandmeyer, 1979). Istilah yang dikenal adalah peer conseling atau konseling teman sebaya.

Peer conseling adalah layanan bantuan konseling yang diberikan oleh teman sebayanya yang terlebih dulu telah diberikan pelatihan-pelatihan untuk menjadi konselor sebaya sehingga diharapkan dapat memberikan bantuan baik secara individual maupun kelompok kepada teman-temanya yang bermasalah dalam perkembangan kepribadiannya (Judy A. dan Dean Gray, 1985). Maka sekolah ini pun juga menerpakan konseling teman sebaya.  Konselor terdiri dari peserta didik berjumlah 30 anak. Para konselor pilihan ini telah mendapatkan pelatihan yang diadakan di sekolah pada hari Jumat, 2 Agustus 2019 di ruang LAB IPS. Kegiatan ini bekerjasama dengan Puskesmas Tegalrejo. Materinya pun disampaikan oleh narasumber yang professional yakni dokter, perawat dan psikolog. Selain itu didampingi oleh seorang petugas UKS, seorang guru BK, serta kepala sekolah (diwakili).

Kegiatan ini berlangsung dari pukul 08.00 s.d. 16.00 WIB. Selama acara berlangsung peserta didik mendapatkan pemaparan materi tentang upaya kesehatan jiwa di sekolah, deteksi dini kesehatan jiwa di sekolah, dan tema intervensi, regulasi emosional, dan resolusi konflik. (ARI/AFN)