• 62-274-563739
  • info@smumuhi-yog.sch.id
  • 62-274-519533

MENJALIN SILATURAHMI DENGAN PEMILIK PONDOKAN DAN TOKOH MASYARAKAT

30 Juli 2022

Nida Azizah Kamilah

Editor

Peserta didik SMA Muhammadiyah 1 Yogyakarta sangat banyak dan berasal dari berbagai penjuru daerah di Indonesia. Hampir 60% peserta didik SMA Muhi saat ini berasal dari luar Yogyakarta. Sekolah harus memastikan bahwa lingkungan sekitar sekolah dapat memberikan rasa aman dan nyaman bagi peserta didik. Untuk menciptakan rasa aman dan nyaman tersebut sekolah mengadakan kegiatan pertemuan dengan ketua RT/RW, tokoh masyarakat dan pemilik pondokan / kost di sekitar sekolah. Kegiatan ini dilaksanakan pada Jumat, 29 Juli 2022 pukul 15.30 WIB di ruang multimedia dan dihadiri oleh sekitar 30 tamu undangan.

Tri Hari Nurdin, M.Pd selaku penanggung jawab kegiatan dan wakil kepala bidang humas dalam sambutannya mengucapkan selamat datang dan ucapan terima kasih atas segala bentuk kerjasama dan segala bantuan yang telah diberikan tokoh masyarakat dan pemilik pondokan untuk SMA Muhi. Selanjutnya beliau menyatakan bahwa kegiatan ini akan terus diadakan secara rutin agar setiap masalah bisa dikomunikasikan dengan baik. Ahmad Affandi S.Th.I selaku wakil kepala urusan kepeserta didikan dalam sambutannya juga menyampaikan terima kasih atas perhatian dan bantuan dari masyarakat kepada para peserta didik. Kedepan beliau berharap agar komunikasi dapat semakin ditingkatkan lagi untuk memaksimalkan pengawasan dan pendampingan kepada peserta didik.

Kepala sekolah Drs. H. Herynugroho, M.Pd menyatakan peran masyarakat sangat penting dalam sebuah satuan pendidikan. Sinergitas antara lingkungan keluarga, sekolah, dan masyarakat harus terus diberdayakan. Hal tersebut mengacu kepada pendapat Ki Hajar Dewantara yang mempopolerkan istilah tripusat pendidikan. Menurut beliau semua usaha yang dilakukan oleh pihak sekolah membutuhkan dukungan dari berbagai lingkungan pendidikan yang lain. Bila pengaruh sekolah sebagai salah satu lingkungan pendidikan hanya berjalan sendiri, sangat sulit untuk mencapai tujuan pendidikan yang diharapkan. Masyarakat harus ikut bertanggung jawab terhadap pendidikan sebagai kesatuan dari sebuah ekosistem pendidikan. Kegiatan diakhiri pukul 17.15 WIB dengan tanya jawab dan informasi beberapa program sekolah.Yus