MENTERI PENDIDIKAN DAN KEBUDAYAAN RI RESMIKAN GRHA AS-SAKINNAH SMA MUHI

Article  20 Comments
Line Spacing+- AFont Size+- Print This Article
MENTERI PENDIDIKAN DAN KEBUDAYAAN RI RESMIKAN  GRHA AS-SAKINNAH SMA MUHI

Kamis (14/12), gedung baru SMA Muhammadiyah 1 Yogyakarta (Muhi) telah diresmikan oleh menteri Pendidikan dan Kebudayaan RI bapak Prof. Dr. Muhajir Effendy, M.A.P. Gedung baru dengan nama Grha As-Sakinnah merupakan  upaya serius yang dikelola SMA Muhi untuk mendukung aktivitas belajar dan mengajar. “Gedung ini hadir untuk meningkatkan kegiatan belajar siswa, dan menyesuaikan dengan kurikulum 2013 yang diterapkan oleh SMA Muhammadiyah 1 Yogyakarta,” ungkap bapak Tri Ismu Husnan Purwono, S.H., M.M., selaku kepala sekolah SMA Muhi dalam sambutannya. Acara peresmian diikuti oleh seluruh civitas SMA Muhi, PWM Dikdasmen DIY, Dikpora DIY, Balai Dikmen kota Yogyakarta,  PDM kota Yogyakarta, PCM Tegalrejo, dan jajaran mustika kecamatan Tegalrejo.

            Gedung Grha As-Sakinnah yang dirancang secara modern dan kekinian memiliki daya tarik tersendiri bagi Menteri Pendidikan dan Kebudayaan RI. “As-Sakinnah, saya menyukai nama itu. Memberikan wawasan semangat yang kuat, gedung ini sangat megah, dan tidak banyak sekolah yang memiliki gedung seperti ini,“ ucap beliau dalam sambutannya. Menurut beliau, tantangan terkini adalah siswa yang mudah berpikir cepat, ingin segera mendapatkan hasil, dan mudah menyerah.

Pendidikan di Muhammadiyah dinilai menjadi ujung tombak dalam mencerdaskan bangsa. “Muhammadiyalah satu-satunya organisasi saat era penjajahan Belanda yang mendirikan sekolah dengan meniru pendidikan klasikal kolonialisme serta mengajarkan pendidikan kepada rakyat pribumi. Saya berharap SMA Muhi memberikan slot beasiswa untuk siswa-siswa yang tidak mampu, banyak alumni SMA Muhi yang berkompeten dalam memajukan bangsa. Undang alumni-alumni untuk darma bakti kepada sekolah,” ujar menteri pendidikan dan kebudayaan RI, “Sungguh, saya sangat senang berkunjung di sini (SMA Muhi), sekolah berkualitas dan berkarakter seperti Muhi!” tambah beliau. (Ich)

Article  Maryanto