PPDB GELOMBANG I TAHAP I: ONE DAY ONE SERVICE

  • Beranda -
  • PPDB GELOMBANG I TAHAP I: ONE DAY ONE SERVICE
research
  • 06 Januari 2021

PPDB GELOMBANG I TAHAP I: ONE DAY ONE SERVICE

Selasa, 5 Januari merupakan hari keenam belas pendaftaran Penerimaan Peserta Didik Baru (PPDB) gelombang satu tahap satu. Pada tanggal 21 Desember 2020 s.d 20 Februari 2021, sekolah memulai pendaftaran PPDB gelombang satu tahap satu. Kegiatan PPDB tahun pelajaran 2021/2022 berbasis online. Prosedur pendaftaran diawali dengan pengajuan data (entry data online), verifikasi pendaftaran, dilanjutkan dengan tes akademik dan tes kepribadian berbasis online serta observasi orang tua calon peserta didik juga berbasis online. Proses tersebut dapat diselesaikan dalam waktu satu hari (one day one service).

Sekolah juga memberikan beasiswa kepada calon peserta didik tahun pelajaran 2021/2022 sebesar Rp 500.000.000,00 bagi yang  berprestasi di bidang akademik mau pun non akademik atau dari keluarga yang tidak mampu. “Bagi calon peserta didik yang memiliki prestasi di tingkat provinsi, nasional, internasional, atau merupakan anak dhuafa/Yatim/Piatu/Yatim dan Piatu yang dinyatakan dengan surat keterangan tidak mampu dari pemerintah setempat dapat mencoba mendaftarkan diri. Tentunya akan ada seleksi yang akan diproses oleh panitia,” ungkap bapak Ahmad Afandi, S.Th.I, selaku wakil kepala sekolah urusan kesiswaan dan juga ketua panitia PPDB. Dukungan fasilitas fisik maupun  nonfisik tidak lain untuk mewujudkan visi sekolah yaitu menghasilkan tamatan berwawasan masa depan yang berakhlaqul karimah, unggul dalam IMTAQ dan IPTEK.

Pada hari keenam belas ini sudah ada 144 calon peserta didik yang membuat akun pendaftaran, 70 diantaranya sudah melakukan tes seleksi. “Saya mendukung anak saya masuk di SMA MUHI YK karena sekolah merupakan sekolah Islam sehingga harapan saya pengetahuan umum dan pengetahuan agama dapat dikuasai secara seimbang sesuai dengan visinya menghasilkan tamatan berwawasan masa depan yang berakhlaqul karimah, unggul dalam IMTAQ dan IPTEK,” ungkap wali calon siswa. Tahun 2020 yang diterima di PTN sebanyak 127 peserta didik, data ini naik 11 peserta didik dari tahun lalu. Data tersebut juga menjadi faktor orang tua calon peserta didik mau pun calon peserta didik untuk mendaftar di sekolah. (LBS)