PPDB SMA MUHI GELOMBANG I, TAHUN PELAJARAN 2018/2019

Article  20 Comments
Line Spacing+- AFont Size+- Print This Article
PPDB SMA MUHI GELOMBANG I, TAHUN PELAJARAN 2018/2019

Senin (8/1) pendaftaran Penerimaan Peserta Didik Baru (PPDB) gelombang satu memasuki hari ketujuh. Pada tanggal 2 Januari s.d. 17 Februari 2018, SMA Muhammadiyah 1 Yogyakarta (Muhi) memulai pendaftaran PPDB gelombang satu. Kegiatan pendaftaran PPDB menggunakan sistematika prosedur yang diimplementasikan dengan teknologi untuk mempermudah birokrasi. Sistematika pendaftaran dimulai dengan pengajuan data (entry data online), verifikasi pendaftaran, dilanjutkan dengan tes akademik berbasis online dan tes kepribadian. Proses tersebut dapat diselesaikan dalam waktu satu hari (one day one service).

SMA Muhi menawarkan program beasiswa kepada calon peserta didik berprestasi di bidang akademik mau pun non akademik bagi keluarga yang tidak mampu setiap tahunnya. “. Bagi calon peserta didik yang memiliki prestasi di tingkat provinsi, nasional, internasional, dan memenuhi kriteria yang disebutkan dapat mencoba mendaftarkan diri. Tentunya akan ada seleksi yang akan diproses oleh panitia. Selain itu, SMA Muhi memiliki tujuan, yakni mencetak peserta didik yang berwawasan masa depan, berakhlaqul karimah, unggul dalam IMTAQ dan IPTEK,” ungkap bapak Darmansyah, S.H., selaku wakil kepala sekolah bidang kesiswaan dan juga ketua panitia PPDB.

Pada hari ketujuh PPDB gelombang satu telah dikunjungi 35 pendaftar. “Saya dari Subang. Dulu anak saya yang pertama alumni di sini, dan alhamdulillah diterima di PTN tanpa tes tahun 2015. Alasan saya mendaftarkan putra saya di sini karena Jogja merupakan kota pendidikan, Muhi memberikan pendidikan berwawasan keislaman, sehingga tidak lepas dari syariat agama dan siswa lebih terpupuk akhlaknya,” ungkap bapak Agus Prabonto, S.Hut., salah seorang orang tua calon peserta didik ketika tengah diwawancarai. SMA Muhi memiliki visi menghasilkan tamatan berwawasan masa depan yang berakhlaqul karimah, unggul dalam IMTAQ dan IPTEK. Selanjutnya misi SMA Muhi memberdayakan seluruh

sumber daya sekolah untuk membentuk kepribadian muslim yang berwawasan ke-Indonesia-an serta membekali siswa ilmu pengetahuan dan teknologi yang berorientasi pada kecakapan hidup. “Pendidikan Islam sangat penting, dan Muhi selalu istiqomah di bidang itu,” tambah beliau. (Ich)

Article  Maryanto