• 62-274-563739
  • info@smumuhi-yog.sch.id
  • 62-274-519533

TANGGAP SEJAK DINI, MUHI SOSIALISASIKAN TRANSFORMASI SELEKSI MASUK PTN

24 September 2022

Nida Azizah Kamilah

Editor

Seleksi masuk perguruan tinggi negeri (PTN) bagi Muhi merupakan momen yang sangat penting, karena hal ini menentukan masa depan Ananda. Tantangan seleksi yang semakin ketat, mendorong tim Kurikulum Muhi sigap mensosialisasikannya kepada guru dan siswa. Kegiatan sosialisasi ini dilaksanakan hari kamis tanggal 22 September 2022 yang dihadiri oleh seluruh guru SMA Muhi. “Para guru diharapkan memahami perubahan seleksi masuk PTN agar dapat diaplikasikan pada pembelajaran di kelas”, tegas Ibu Marsuni, S.Pd. sebagai wakil kepala sekolah bidang kurikulum.

Seleksi masuk PTN tahun ini, baik program sarjana maupun diploma dilakukan dengan tiga cara yaitu (1) seleksi nasional berdasarkan prestasi, (2) seleksi nasional berdasarkan tes, dan (3) seleksi mandiri oleh PTN. Selesksi berdasarkan prestasi kini tidak lagi melimitasi anak IPA atau IPS, namun dilihat dari nilai rata-rata rapor seluruh mata pelajaran (minimal 50%) dan komponen penggali minat dan bakat (maksimal 50%). Hal ini mendorong siswa berfokus pada seluruh mata pelajaran untuk menggali minat dan bakatnya sejak dini. Seleksi berdasarkan tes yang sebelumnya menguji banyak materi dari banyak mata pelajaran (SBMPTN), besok hanya akan ada 4 tes yaitu potensi skolasti (penelaran umum), penalaran matematika (kuantitatif), literasi bahasa Indonesia, dan Literasi Bahasa Inggris. Seleksi Mandiri dari PTN untuk tahun ini tidak banyak perubahan, hanya pada tatacara pelaksanaannya saja.

Adanya transformasi seleksi masuk PTN tahun akan semakin memperbaiki mekanisme seleksi  dari tahun sebelumnya. Lebih lanjut Ibu Marsuni, S.Pd selaku narasumber menjelaskan bahwa transformasi ini mendorong sekolah untuk menganggap penting semua, tidak hanya berfokus pada mata pelajaran tertentu saja. Adanya persiapan lebih dini, sekolah mengharapkan siswa Muhi yang diterima di PTN tahun depan akan lebih banyak. (Zen)