TAPAK SUCI MUHI UNJUK GIGI

Article  20 Comments
Line Spacing+- AFont Size+- Print This Article
TAPAK SUCI MUHI UNJUK GIGI

"Dalam tubuh yang kuat, terdapat jiwa yang sehat". Ungkapan itulah yang menjadi harapan Bapak Sarjito, pembimbing tapak suci SMA Muhi. Beliau mengharapkan peserta didik yang tergabung dalam ekstrakurikuler tapak suci tak hanya memiliki tubuh yang kuat tetapi jiwa dan pikiran yang sehat/baik.  Alhamdulillah, anggota tapak suci telah membuktikan dengan penampilan yang sportif dalam kejuaraan Kejurcab Champion Ship Se -Eks Jabar Jateng 2017 Kecamatan Cimanggu Kabupaten Cilacap. Bahkan, dalam ajang bergengsi tersebut, Muhi memborong juara.

 

Terdapat enam orang peserta didik yang mengikuti kejuaraan tapak suci yang dilaksanakan pada 17-19 November 2017 ini.  Alhamdulillah, terdapat empat peserta didik yang berhasil menjadi juara.  Adapun hasilnya adalah Muhammad Aulia Rahman(X IPS 3) dan Kamyabi Difaura Rahman (X MIPA 5) meraih juara 1. Selain itu, pasangan Ananda Ghina Nur R. (X IPS 2) dan Harungi Alfi (XI IPS 2) meraih juara 3. Bapak Sarjito selalu memberikan petuah kepada peserta didik,bahwa dalam kejuaraan Beliau tidak pernah menuntut untuk mendapatkan juara karena akan menjadi beban anggota. Jadi, beliau selalu menerima dan memberikan apresiasi anggota tapak suci meski hasilnya kalah. Beliau juga menambahkan, kemenangan bukan prioritas karena hasil tidak pernah membohongi proses.  Jadi,  jika anggota tapak suci bersungguh-sungguh dalam berlatih, maka hasilnya akan manis.

 

Anggota tapak suci Muhi yang sudah unjuk gigi dalam ajang kejuaraan ini memang layak diapresiasi.  Mereka telah memberi bukti bahwa peserta didik Muhi tak hanya cakap berpikir tetapi memiliki ketrampilan sesuai bakatnya. Menurut wakasek kesiswaan  Darmansyah, S. H., bakat anak-anak di Muhi sangat beranekaragam dan selama ini sekolah memfasilitasi. Salah satunya tapak suci. Tim tapak suci selalu didukung untuk mengikuti berbagai kejuaraan  baik regional, nasional bahkan internasional. Hasilnya sangat membanggakan. "Harapanya, tak hanya juara yang menajdi prioritas tetapi siswa akan lebih siap dalam menghadapi tantangan zaman", tegas Pak Sarjito.  (ARI)

Article  Maryanto