PPDB 2027/2028 Penerimaan Peserta Didik Baru Gelombang Utama Telah Dibuka!

13 TIM LOLOS ADMINISTRASI DAN REVIU PROPOSAL OPSI 2025

27 Mei 2025 2171 Kali Dilihat 0 Komentar

Sebanyak 13 tim dari SMA Muhammadiyah 1 Yogyakarta (Muhi) berhasil lolos tahap administrasi dan reviu proposal ajang Olimpiade Penelitian Siswa Indonesia (OPSI) Tahun 2025 yang diselenggarakan oleh Pusat Prestasi Nasional (Puspresnas). Prestasi ini menjadi bukti nyata semangat dan kerja keras para siswa dalam bidang penelitian ilmiah. Nama-nama siswa yang lolos antara lain Allyanida Putri Ashaqi (XI-H), Nakeisha Azzahrawanshah (XI-H), Antares Alfaarisi Zaman (X-L), Muhammad Fayyaz Itza Azhari (XI-I), Bellatrix Sekar Sumudra Makrub (X-A), Maitsa Zalfa Umaira (X-B), Djohansyah Alfredo (XI-H), Muhammad Irfan Rahardian (XI-J), Faishal Dary Nuraly (X-K), Muhammad Akram Avicheena (X-K), Hardya Ahmad Faiz Yafa (X-B), dan lainnya.

Total 24 siswa dari berbagai kelas telah menunjukkan kualitas luar biasa dalam menyusun proposal penelitian. Beberapa nama lainnya yang patut diapresiasi di antaranya Lintang Aulia Widyaiswara (X-I), Ameera Jasmin Tesoro (X-I), Maharani Ghina Tsuraya (XI-K), Jehaan Falisha Putri (XI-K), Meziyadah Kamilah (XI-A), Donisa Azmi Rayana (XI-B), Mutiah Azzahra (X-H), Nabilah Alodia Shafa Raharja (X-I), Ananda Mahira Putri (X-I), Renjjiro Adikara Effendy (XI-I), Nayla Artha Pinasti (XI-H), Siti Nur Asyifa Sudiro (X-B), dan Moza Nafisa Salsabila (X-B). Keberhasilan ini merupakan capaian awal yang membuka peluang lebih besar bagi para siswa Muhi untuk berkompetisi di tingkat nasional.

“Prestasi ini menunjukkan bahwa siswa-siswi Muhi tidak hanya unggul secara akademis, tetapi juga kreatif dan inovatif dalam melakukan penelitian. Kami sangat bangga dan akan terus mendampingi mereka dalam proses seleksi tahap selanjutnya.” ujar Bu Anes selaku staf kesiswaan bidang prestasi. Ia berharap, prestasi ini menjadi motivasi bagi siswa lain untuk terus mengembangkan potensi di bidang riset dan teknologi. (YUD)

Tags:
Dipost Oleh

Tinggalkan Komentar