Post

Cocopair ubah Limbah jadi Berkah

Cocopair ubah Limbah jadi Berkah

Giga Ikhlas Kusuma | 23 Oktober 2025

Nama Siswa: Alya Nafiatul Mahira (XI-B) dan Tri Sandra Brilianti(XI-A)
Sekolah: SMA Muhammadiyah 1 Yogyakarta


Lomba yang Diikuti: Festival Inovasi dan Kewirusahaan Siswa Indonesia (FIKSI) 2025 – Pengembangan Usaha - Bidang Kriya
Jenis Produk: Plakat Serabut Kelapa.

Uraian Produk:

Cocopair merupakan produk kriya ramah lingkungan berupa plakat berbahan dasar serabut kelapa. Ide ini muncul dari kepedulian terhadap banyaknya limbah serabut kelapa yang belum dimanfaatkan secara optimal terutama dari industri makanan seperti gudeng, Pengaruh kota Yogyakarta sebagai kota pelajar dan MICE  yang meningkatkan kebutuhan cenderamata, serta potensi serabut kelapa sendiri yang dapat dijadikan bahan kerajinan. Dari hal sederhana itu, Kami berinisiatif mengubahnya menjadi karya yang memiliki nilai estetika dan ekonomi tinggi.

Dalam proses pembuatannya, tahap pertama dilakukan pemilahan serabut kelapa yang berkualitas. Setelah itu, serabut dibersihkan dan dibentuk menjadi lembaran yang kurang lebih dihasilkan dari 4 buah kelapa. Setiap lembaran kemudian disemprot dengan lem putih agar seratnya merekat kuat. Setelah semua lembaran siap, dilakukan proses pengepresan dengan menumpuk beberapa lembaran dan menambahkan campuran lem putih kembali sebagai perekat tambahan.

Proses pengepresan ini berlangsung selama kurang lebih 4 jam, dengan tekanan mesin berada pada kisaran level 6–7, sehingga menghasilkan lembaran yang padat dan kuat. Setelah itu, bahan dipotong sesuai desain plakat yang telah direncanakan, lalu diberi lapisan resin sebagai pelindung dan penambah kilau agar tampilannya semakin menarik dan tahan lama.

Tahap akhir yaitu pemeriksaan kualitas (cross-check) untuk memastikan tidak ada cacat pada produk, kemudian dilakukan pengemasan agar produk siap dikirim kepada konsumen.

Cocopair menyasar pasar  melalui B2C dan B2G yang berfokus pada konsumen peduli lingkungan, seperti instansi pendidikan, komunitas, hingga perusahaan yang membutuhkan souvenir ramah lingkungan. Selain membantu mengurangi limbah organik, produk ini juga memberi manfaat sosial dengan membuka peluang bagi masyarakat lokal untuk ikut terlibat dalam proses produksinya.

Melalui inovasi ini, Kami berharap Cocopair dapat menjadi contoh nyata bahwa bisnis kreatif dapat berjalan seiring dengan kepedulian terhadap lingkungan. Inovasi ini juga sejalan dengan semangat kewirausahaan hijau yang mengedepankan keberlanjutan dan pemberdayaan.

Pesan dan Kesan:
“Setiap ide punya peluang untuk jadi sesuatu yang besar kalau kita berani mencoba,” Kami berpesan kepada teman-teman siswa lainnya untuk tidak ragu berinovasi dan menciptakan sesuatu yang bermanfaat, terutama dari bahan-bahan yang sering dianggap tak bernilai.

 

Berita lainnya.

BEKALI MURID KELAS XII TEMBUS KAMPUS IDAMAN 2027

Adam Al Hakim | 07 Agustus 2026

SMA Muhammadiyah 1 Yogyakarta (SMA Muhi) menyelenggarakan Seminar Motivasi bertajuk "Perang Siasat...

TELADANI PENDIRI PERSYARIKATAN, 34 MURID TERBAIK MPLS IKUTI MUHAMMADIYAH HERITAGE TRIP

Adam Al Hakim | 07 Agustus 2026

Sebanyak 34 murid terbaik yang terpilih dalam kegiatan Masa Pengenalan Lingkungan Sekolah (MPLS)...

SMA Muhi Perkuat Sinergi dengan Masyarakat Sekitar

Naufal Amiru Rokhim | 05 Agustus 2026

SMA Muhammadiyah 1 Yogyakarta menggelar Pertemuan dengan Masyarakat Sekitar pada Rabu (5/8/2026)...

Sharisha Lolos OSN Nasional Cabang Kebumian

Naufal Amiru Rokhim | 05 Agustus 2026

SMA Muhammadiyah 1 Yogyakarta kembali mencatatkan prestasi membanggakan di bidang akademik. Salah...

SMA Muhi Wakili DIY ke FLS3N Nasional

Naufal Amiru Rokhim | 05 Agustus 2026

SMA Muhammadiyah 1 Yogyakarta kembali menorehkan prestasi membanggakan melalui dua muridnya,...

Penerimaan Peserta Didik Baru (PPDB)

Layanan Sistem Informasi Penerimaan Peserta Didik Baru Realtime Online Tahun Pelajaran 2026-2027.