“DISIPLIN KATA” KUNCI DARI MAGNET REZEKI, MOTIVASI PEMBINAAN DAN PENGAJIAN GTK MUHI
Pembinaan GTK dan pengajian akhir bulan ini berbeda kegiatan sebelumnya. Agenda pembinaan sekaligus disambung dengan pengajian. Kegiatan yang diselenggarakan Jumat, 28 Oktober 2022 yang menghadirkan narasumber dari orang tua wali siswa yaitu Ibu Tutik Tri Hastuti selalu trainer, motivator, dan direktur PT Safari Jiyadul Haramain. Kegiatan kajian diawali terlebih dahulu dengan pembinaan kepala sekolah oleh Bapak Drs. H. Herynugroho, M.Pd. Beliau menyampaikan beberapa hal terkait evaluasi kegiatan sekolah dan kegiatan mendatang. Agenda sekolah bulan ini mengikuti syiar muktamar Muhammadiyah dan Aisyiyah. Diharapkan seluruh GTK bisa berpartisipasi dalam kegiatan tersebut “Selain itu lingkungan sekolah yang bersih dan tertib menjadi tanggung jawab semua GTK dan Ananda, untuk itu kerjasama antara Bapak Ibu GTK dalam berkomitmen menjadi sangat penting, pesan bapak”, Drs. H. Herynugroho, M.Pd.
Kegiatan pembinaan dilanjutkan dengan pengajian yang diisi oleh Ibu Tutik Tri Hastuti. Beliau memaparkan tentang magnet rezeki. Kita ketahui bersama bahwa yang diberikan Allah SWT tidak hanya berupa materi saja, namun apa yang kita terima seperti kesehatan, sahabat yang baik, ilmu, makanan, ketenangan jiwa, dan lain sebagainya juga merupakan rezeki. Rezeki seseorang akan tertutup pada hatinya orang yang tersakiti. Setiap orang pernah berbuat salah, pernah menyakiti dan disakiti oleh orang lain. Marilah kita menyadari dan bertaubat dengan sholat agar pintu rezeki selalu terbuka. Selain itu kunci dari magnet rezeki adalah “disiplin kata”. Kata-kata positif akan melahirkan energy dan fikiran positif hal ini dapat diibaratkan menanam benih ditanah subur akan tumbuh rindang. Pada dasarnya konsep magnet rezeki adalah satu sama terhubung, kerjasama dengan semua pihak maka Muhi akan jaya”, tutur Ibu Tuti. (Zen)