PPDB 2027/2028 Penerimaan Peserta Didik Baru Gelombang Utama Telah Dibuka!

HERYNUGROHO: SANTRI PESANTREN AS – SAKINAH ADALAH ROLE MODEL SISWA SMA MUHAMMADIYAH 1 YOGYAKARTA

11 Mei 2025 Adam Al Hakim 246 Kali Dilihat 0 Komentar

Yogyakarta, 8 Mei 2025 — Dalam suasana khidmat pelepasan santri kelas XII Pesantren As-Sakinah SMA Muhammadiyah 1 Yogyakarta yang digelar di Restoran Mang Engking, Soragan, Kepala Sekolah Drs. Herynugroho, M.Pd., menyampaikan pesan kuat tentang makna keberadaan santri sebagai teladan bagi seluruh siswa.

Dalam sambutannya, ia secara khusus menekankan pentingnya peran santri sebagai wajah terbaik dari institusi pendidikan SMA Muhammadiyah 1 Yogyakarta.

“Santri di pesantren adalah peserta didik yang istimewa. Mereka adalah role model bagi siswa lainnya. Anda semua telah menunjukkan komitmen, tekad, dan iktikad luar biasa untuk bertahan dalam sistem pendidikan berbasis asrama ini,” tegas Herynugroho.

Ia mengapresiasi ketekunan para santri yang tidak menyerah meskipun menjalani pendidikan dengan standar disiplin yang tinggi. “Kalian tidak memilih untuk keluar atau bermalas-malasan agar dikeluarkan, tapi justru menunjukkan daya tahan dan semangat belajar yang luar biasa,” lanjutnya.

Herynugroho juga mengungkapkan bahwa animo masyarakat terhadap pesantren terus meningkat. “Pendaftar pesantren tahun ini melonjak tajam dibandingkan tahun-tahun sebelumnya. Ini adalah bukti kepercayaan masyarakat terhadap kualitas pendidikan yang diberikan di asrama.”

Pujian khusus disampaikan kepada enam santri yang tahun ini akan mengikuti wisuda tahfiz yang diadakan oleh Majelis Dikdasmen PNF Pimpinan Daerah Muhammadiyah Yogyakarta. “Tahun lalu tidak ada, tapi sekarang hadir enam orang, bahkan jumlah ini terbanyak dibanding sekolah-sekolah lain. Padahal SMA Muhammadiyah 1 Yogyakarta tidak punya program khusus tahfiz. Ini adalah hasil dari pembinaan unggul di pesantren,” ungkapnya bangga.

Di akhir sambutannya, Herynugroho juga menyampaikan permohonan maaf atas keterbatasan layanan dan fasilitas yang mungkin belum memadai. Ia menegaskan komitmen sekolah untuk terus melakukan evaluasi dan peningkatan.

“Kami mohon maaf jika masih ada kekurangan dalam pelayanan dan fasilitas. Insyaallah kami akan terus melakukan evaluasi berkelanjutan. Harapannya, anak-anak pesantren terus menjadi teladan dan membawa perubahan positif di sekolah.”

Sambutan tersebut disambut antusias oleh para santri, pamong, serta orang tua yang hadir, menjadi penanda bahwa pesantren bukan hanya tempat tinggal, tetapi juga pusat pembentukan karakter unggul dan spiritualitas yang kuat. (Ramadhanur Putra)

Tags:
Dipost Oleh

Adam Al Hakim

Tinggalkan Komentar