Berbagai penelitian di bidang pendidikan menunjukkan bahwa pemanfaatan board game (papan permainan) sebagai media pembelajaran mampu meningkatkan kemampuan kognitif dan pemahaman konsep murid secara signifikan. Boardgame merupakan salah satu bentuk permainan yang biasanya ditempatkan pada sebuah bidang datar yang lebar seperti meja yang dapat menunjang untuk bermain bersama. Stimulasi berpikir yang interaktif dan menyenangkan melalui media ini terbukti efektif mengasah daya nalar kritis, yang pada akhirnya berbanding lurus dengan peningkatan prestasi akademik murid, khususnya dalam menghadapi Tes Kemampuan Akademik (TKA) dan Ujian Tulis Berbasis Komputer (UTBK).
Oleh karena itu, SMA Muhammadiyah 1 (SMA Muhi) Yogyakarta menjalin kerjasama dengan yayasan “Koneksi Hati Indonesia” yang dampingi oleh Muhammad Abdurrahman atau biasa dipanggil Bapak Mamad. Yayasan ini memfasilitasi pelatihan boardgame. Adapun isi dari MoU adalah tujuan dari pemanfaatan boardgame ini meningkatkan kualitas pendidikan melalui pembelajaran yang inovatif, menyenangkan, kolaboratif, dan berpusat pada peserta didik. Kedua, mengintegrasikan boardgame sebagai salah satu media pembelajaran pada kegiatan belajar mengajar di SMA Muhammadiyah 1 Yogyakarta guna meningkatkan kemampuan berpikir kritis, kreativitas, komunikasi, kolaborasi, karakter, dan keterlibatan murid.
Sekolah telah menggelar beberapa kegiatan bersama yayasan ini, salah satunya kegiatan bertajuk "Pengayaan Boardgame Guru Mapel Umum TKA" pada Selasa, 21 Juli 2026, mulai pukul 15.30 WIB di Ruang Multimedia sekolah. Kegiatan pelatihan ini diikuti secara antusias oleh guru mata pelajaran umum TKA, yaitu Bahasa Indonesia, Bahasa Inggris, dan Matematika. Dalam sesi pengayaan tersebut, para guru dibekali pemahaman dan keterampilan mendesain board game edukatif yang adaptif terhadap kurikulum. Harapannya guru mampu memfasilitasi murid di kelas untuk melaksanakan pembelajaran berbasis permainan ini. Murid yang terbiasa mampu menyelesaikan masalah-masalah dalam permainan ini maka akan terbiasa pula menyelesaikan masalah-masalah soal atau materi-materi ujian yang kompleks. Selain itu, murid tidak merasa tertekan saat mendalami materi-materi krusial persiapan ujian.
Wakil Kepala Urusan (Wakaur) Kurikulum SMA Muhi, Ibu Marsuni, S.Pd., memberikan tanggapan yang sangat positif terhadap terobosan ini. Beliau menegaskan bahwa sekolah terus berkomitmen mengadopsi metode pembelajaran inovatif demi mendukung pencapaian prestasi terbaik para siswa. "Penggunaan board game merupakan langkah strategis untuk mengarahkan pembelajaran berbasis pemecahan masalah secara menyenangkan. Kami optimistis, melalui keterlibatan aktif guru-guru mapel umum TKA ini, pemahaman kognitif murid akan semakin terasah tajam sehingga berdampak nyata pada peningkatan nilai TKA dan UTBK mereka," tutur Ibu Marsuni.
SMA Muhammadiyah 1 Yogyakarta (SMA Muhi) menyelenggarakan Seminar Motivasi bertajuk "Perang Siasat...
Sebanyak 34 murid terbaik yang terpilih dalam kegiatan Masa Pengenalan Lingkungan Sekolah (MPLS)...
SMA Muhammadiyah 1 Yogyakarta menggelar Pertemuan dengan Masyarakat Sekitar pada Rabu (5/8/2026)...
SMA Muhammadiyah 1 Yogyakarta kembali mencatatkan prestasi membanggakan di bidang akademik. Salah...
SMA Muhammadiyah 1 Yogyakarta kembali menorehkan prestasi membanggakan melalui dua muridnya,...
Layanan Sistem Informasi Penerimaan Peserta Didik Baru Realtime Online Tahun Pelajaran 2026-2027.