Sekitar 2 bulan yang lalu, tepatnya pada 1 Februari 2018 guru seni rupa di SMA Negeri 1 Torjun, Sampang, Madura Bapak Ahmad Budi Cahyanto dianiaya oleh muridnya sendiri hingga meninggal dunia. Sebagai wujud rasa kesetiakawanan dan empati yang mendalam atas musibah ini, Ahad (11/3) SMA Muhi yang diwakili oleh Bapak Martoyo, M.A dan Bapak Fauzi, S.S berkunjung ke rumah orang tua almarhum di Sampang, Madura.
Kunjungan ini membawa amanah dari keluarga besar SMA Muhi berupa sejumlah uang hasil dari penggalangan dana seluruh siswa, guru dan tenaga kependidikan serta dana sosial sekolah. Bantuan dari SMA Muhi ini diterima langsung oleh istri dan orang tua Bapak (Alm) Ahmad Budi Cahyanto “Bersama ini kami serahkan dana bantuan dari SMA Muhi Yogyakarta untuk pendidikan Anak Almarhum Ahmad Budi Cahyanto guna menjadi bagian amal jariyah kita semua” Ujar Bapak Martoyo M.A. keluarga besar almarhum tak lupa mengucapkan terima kasih atas kepedulian keluarga besar SMA Muhi. “Saya terharu, atas semua perhatian dan bantuan ini semoga dibalas oleh Allah SWT berlipat ganda” Ujar Satuman ayah Budi.
Semoga sumbangan ini akan bisa meringankan beban keluarga. Terlebih saat ini, istri almarhum sedang hamil lima bulan. Semoga peristiwa ini menjadi pelajaran yang berharga bagi dunia pendidikan Indonesia dan di masa yang akan datang tidak terjadi lagi. Amin.
SMA Muhammadiyah 1 Yogyakarta (SMA Muhi) menyelenggarakan Seminar Motivasi bertajuk "Perang Siasat...
Sebanyak 34 murid terbaik yang terpilih dalam kegiatan Masa Pengenalan Lingkungan Sekolah (MPLS)...
SMA Muhammadiyah 1 Yogyakarta menggelar Pertemuan dengan Masyarakat Sekitar pada Rabu (5/8/2026)...
SMA Muhammadiyah 1 Yogyakarta kembali mencatatkan prestasi membanggakan di bidang akademik. Salah...
SMA Muhammadiyah 1 Yogyakarta kembali menorehkan prestasi membanggakan melalui dua muridnya,...
Layanan Sistem Informasi Penerimaan Peserta Didik Baru Realtime Online Tahun Pelajaran 2026-2027.