Dalam kamus Bahasa Indonesia disebutkan bahwa kata pornografi dapat diartikan penggambaran tingkah laku secara erotis dengan lukisan atau tulisan atau juga diartikan bahan bacaan yang sengaja dan semata-mata dirancang untuk membangkitkan nafsu birahi dalam seks. Maka Muhi menolak pornografi. Hal itu terbukti dengan melindungi karakter siswa dari pornografi. Adapun kegiatan yang telah dilakukan oleh pihak sekolah adalah pembinaan karakter siswa pada hari Senin, 9 September 2019. Kegiatan ini bertempat di Masjid As Sakinah pada pukul 06.30- 08.30 WIB. Kegiatan ini memaparkan bahaya pornografi dari sudut pandang kesehatan dan agama. Maka narasumber dalam kegiatan ini berjumlah dua orang, yaitu dr. Windy Aristiani dan Bapak Isnanto Widiputranto, M.Pd., yakni guru Ismuba.
Menurut dr. Windy, adiksi pornografi itu terbagi menjadi beberapa level. Jika anak sudah mencapai level ketujuh maka berdampak perasaan ketidakberdayaan bila tidak melihat pornografi dan konsekuensi negatif. Beliau juga menyampaikan pornografi akan merusak fungsi otak (pfc). Hal itu karena pornografi adalah bibit penyakit yang merusak otak. Sedangkan Bapak Isnanto Widiputranto, M.Pd., menyampaikan bahwa semua yag dilakukan oleh manusia pasti akan mendapat balasannya. Sekecil apa pun itu, tidak akan luput dari pengawasan Allah. Beliau menyampaikan agar peserta didik tidak terpengaruh dengan hal yang menyimpang.
Adanya pemaparan materi dari kedua narasumber tersebut kepala sekolah berharap semua warga sekolah dapat lebih selektif. Selain itu beliau juga mengapresiasi acara ini dan dapat ditindaklanjuti.(Ari/Afn)
SMA Muhammadiyah 1 Yogyakarta (SMA Muhi) menyelenggarakan Seminar Motivasi bertajuk "Perang Siasat...
Sebanyak 34 murid terbaik yang terpilih dalam kegiatan Masa Pengenalan Lingkungan Sekolah (MPLS)...
SMA Muhammadiyah 1 Yogyakarta menggelar Pertemuan dengan Masyarakat Sekitar pada Rabu (5/8/2026)...
SMA Muhammadiyah 1 Yogyakarta kembali mencatatkan prestasi membanggakan di bidang akademik. Salah...
SMA Muhammadiyah 1 Yogyakarta kembali menorehkan prestasi membanggakan melalui dua muridnya,...
Layanan Sistem Informasi Penerimaan Peserta Didik Baru Realtime Online Tahun Pelajaran 2026-2027.