“Indonesia sudah menapaki era industri 4.0 yang salah satu tandanya ditandai dengan serba globalisasi dan otomatis. Maka sudah seharusnya, kita sebagai pendidik menyadari hal tersebut dan mengikutinya. Kita dapat memulai dengan cara menyusun RPP yang memiliki konsep digital,” papar Bapak Bambang. Hal itulah yang disampaikan oleh Bapak Drs. Bambang Supriyono, M.M., M. Pd. pengawas SMA Muhammadiyah 1 Yogyakarta (MUHI) saat mengisi work shop peningkatan kompetensi guru dalam pembuatan perangkat pembelajaran (RPP). Adapun pelaksanaan kegiatan pada hari Jumat, 18 Januari 2019 di Grha Assakinah.
Selama work shop berlangsung, nara sumber memaparkan cara pembautan RPP sesuai dengan pertaturan Menteri Pendidikan dan Kebudayaan Nomor 22 Tahun 2016. Selain materi RPP, juga disampaikan tentang kriteria soal HOTS. Saat Bapak Bambang menyampaikan materi, guru pun dapat tanya jawab dan langsung ditanggapi oleh Beliau.
Dalam sambutan, kepala sekolah menyampaikan ucapan terima kasih kepada nara sumber dan pendidik SMA MUHI. Beliau berharap setelah mengikuti acara ini pendidik memiliki wawasan lebih banyak lagi dalam menyusun RPP yang dapat mencakup budaya kelas, sekolah, dan masyarakat. Hal itu karena menyikapi era industri yang menuntut guru untuk kebih kreatif dalam mendidik sehingga proses pembelajaran dapat berlangsung menyenangkan dan ilmu tersampaikan. (ARI/NIDA)
SMA Muhammadiyah 1 Yogyakarta (SMA Muhi) menyelenggarakan Seminar Motivasi bertajuk "Perang Siasat...
Sebanyak 34 murid terbaik yang terpilih dalam kegiatan Masa Pengenalan Lingkungan Sekolah (MPLS)...
SMA Muhammadiyah 1 Yogyakarta menggelar Pertemuan dengan Masyarakat Sekitar pada Rabu (5/8/2026)...
SMA Muhammadiyah 1 Yogyakarta kembali mencatatkan prestasi membanggakan di bidang akademik. Salah...
SMA Muhammadiyah 1 Yogyakarta kembali menorehkan prestasi membanggakan melalui dua muridnya,...
Layanan Sistem Informasi Penerimaan Peserta Didik Baru Realtime Online Tahun Pelajaran 2026-2027.