Post

RORO JONGGRANG DALAM UJIAN

RORO JONGGRANG DALAM UJIAN

Super Administrator | 19 Februari 2018

Ujian praktik (uprak) bagi siswa kelas XII sudah berlangsung pada tanggal 5-7 Februari 2018.  Pelasanakaan ujian yang memengaruhi kelulusan itu dihelat secara beragam. Salah satunya adalah mata pelajaran Bahasa Inggris. Pada tahun ajaran 2017-2018 ini, bentuk tes uprak Bahasa Inggris berbeda dengan tahun sebelumnya. Bentuk ujian yang berturut-turut berupa produksi teks, kini berupa bermain peran. “Kenapa kami mencoba sesuatu yang berbeda? Cara menguji bahasa dapat dilakukan dengan berbagai cara, tidak sekadar tertulis! Salah satunya dengan cara verbal yang ternyata mendapatkan respon dan antusias tinggi dari peserta didik,” ujar Bapak Tri Hari Nurdi, S.Pd., selaku koordinator mata pelajaran Bahasa Inggris. 

Penilaian uprak Bahasa Inggris berbentuk bermain peran ini sebenarnya tidak hanya dilihat dari kecakapan verbal/ucapan saja tetapi pengahayataan dan penguasaan peserta didik dalam menyampaikan isi cerita. Adapun cerita yang dijadikan sebagai tema ujian adalah “Roro Jonggrang”. Tekniksnya adalah setiap kelas dibagi menjadi empat kelompok. Kemudian tiap-tiap kelompok menampilkan cerita“Roro Jonggrang” selama 15-20 menit. Naskah cerita sudah disediakan oleh guru dan siswa diizinkan untuk mengimprovisasi teks drama tetapi tidak mengubah makna cerita. “Siswa memiliki kreativitas yang luar biasa, terbukti dengan alur cerita yang disunting secara beragam. Bahkan, tiap-tiap kelompok memiliki gaya yang berbeda dan atribut yang sangat mendukung dalam menghayati peran. Padahal penggunaan atribut tidak saya wajibkan tetapi semua kelompok menggunakan atribut yang beragam,” ungkap Bapak Tri Hari Nurdi, S. Pd.         

Uprak bahasa Inggris secara verbal ini terbukti telah sukses dalam pelaksanaannya. Hal itu terlihat dari antusias peserta didik yang menyiapkan ujian secara maksimal. Beberapa hari sebelum diuji, peserta didik berlatih peran meski waktu telah menunjukkan senja. Saat pelaksanaannya pun penampilan yang apik telah ditunjukkan. “Saya berharap peserta didik menyadari bahwa belajar bahasa tidak hanya sekadar konsep tetapi dapat mengaplikasinnya,” harapan Bapak Tri Hari Nurdi, S. Pd. (ARI/ FS)

Berita lainnya.

BEKALI MURID KELAS XII TEMBUS KAMPUS IDAMAN 2027

Adam Al Hakim | 07 Agustus 2026

SMA Muhammadiyah 1 Yogyakarta (SMA Muhi) menyelenggarakan Seminar Motivasi bertajuk "Perang Siasat...

TELADANI PENDIRI PERSYARIKATAN, 34 MURID TERBAIK MPLS IKUTI MUHAMMADIYAH HERITAGE TRIP

Adam Al Hakim | 07 Agustus 2026

Sebanyak 34 murid terbaik yang terpilih dalam kegiatan Masa Pengenalan Lingkungan Sekolah (MPLS)...

SMA Muhi Perkuat Sinergi dengan Masyarakat Sekitar

Naufal Amiru Rokhim | 05 Agustus 2026

SMA Muhammadiyah 1 Yogyakarta menggelar Pertemuan dengan Masyarakat Sekitar pada Rabu (5/8/2026)...

Sharisha Lolos OSN Nasional Cabang Kebumian

Naufal Amiru Rokhim | 05 Agustus 2026

SMA Muhammadiyah 1 Yogyakarta kembali mencatatkan prestasi membanggakan di bidang akademik. Salah...

SMA Muhi Wakili DIY ke FLS3N Nasional

Naufal Amiru Rokhim | 05 Agustus 2026

SMA Muhammadiyah 1 Yogyakarta kembali menorehkan prestasi membanggakan melalui dua muridnya,...

Penerimaan Peserta Didik Baru (PPDB)

Layanan Sistem Informasi Penerimaan Peserta Didik Baru Realtime Online Tahun Pelajaran 2026-2027.