UKIR KARYA LEWAT LENSA, TIM SISWA RAIH PRESTASI DI LOMBA VIDEOGRAFI HISTORY FEST SANATA DHARMA
Tim videografi sekolah yang beranggotakan Muhammad Fadhlurahman Aryandono (X F/24604), Azka Jinan Kolan Hadziq (X E/24418), dan Cherri Galuh Pramesthi (X K/24449) sukses menunjukkan bakat serta kreativitas luar biasa dalam ajang Lomba Videografi History Fest 2026. Kompetisi bergengsi yang diselenggarakan oleh Universitas Sanata Dharma ini puncaknya berhasil digelar pada Sabtu, 12 September 2026. Keikutsertaan dan pencapaian para murid kelas X ini menjadi bukti nyata bahwa semangat berkarya dan kecintaan terhadap sejarah dapat dipadukan secara harmonis melalui media audio visual modern, sekaligus membawa nama baik sekolah di tingkat perguruan tinggi.
Perjalanan tim menuju babak puncak membutuhkan proses yang panjang karena harus melalui dua tahapan seleksi yang sangat kompetitif, yakni babak penyisihan secara online dan babak final secara offline. Pada babak penyisihan online, ketiga murid dituntut merancang konsep, merangkai alur cerita, serta menyunting video bertema sejarah yang estetik. Akhirnya mereka berhasil lolos ke babak final di kampus Universitas Sanata Dharma untuk mempresentasikan karya mereka di hadapan dewan juri. Cherri Galuh Pramesthi mewakili rekan-rekannya mengungkapkan rasa syukur atas pengalaman berharga ini. "Ikut lomba History Fest 2026 ini jadi pengalaman yang seru banget dan cukup berkesan. Selama prosesnya, saya jadi belajar banyak hal, mulai dari riset, bikin video, sampai presentasi. Ada beberapa kendala juga selama prosesnya, tapi justru dari situ kami belajar buat kerja sama dan saling bantu. Alhamdulillah akhirnya dapat juara 2. Saya senang dan bersyukur banget sama hasilnya, apalagi setelah melalui proses yang cukup panjang," tutur Cherri.
Capaian gemilang ini pun mendapat apresiasi tinggi dari seluruh warga sekolah dan sang pelatih, Bapak Alif dan Bapak Ismalik, yang mendampingi proses perjuangan mereka sejak awal persiapan. Bapak Ismalik menyampaikan rasa bangganya atas kedisiplinan serta kreativitas yang ditunjukkan oleh para murid sepanjang kompetisi berlangsung. "Mampu mengolah gagasan sejarah menjadi tontonan yang edukatif hingga tampil impresif di panggung final merupakan pencapaian luar biasa bagi anak-anak kelas X. Saya berharap prestasi ini menjadi langkah awal bagi mereka untuk terus melahirkan karya-karya videografi yang lebih hebat di masa depan," tegasnya. Keberhasilan ini diharapkan dapat terus memacu semangat siswa-siswi sekolah untuk tidak ragu mengeksplorasi potensi diri dan aktif berkarya di berbagai kompetisi._Ari